
Gambar: 5 Tanda Ukuran Kacamata Sudah Tidak Sesuai dan Perlu Segera Ganti
Kacamata yang awalnya nyaman dan membuat penglihatan jernih dapat terasa kurang optimal seiring berjalannya waktu. Jika Anda mulai merasakan ketidaknyamanan saat beraktivitas visual, kondisi ini bisa menjadi sinyal bahwa tanda ukuran kacamata sudah tidak sesuai dan perlu dievaluasi kembali oleh tenaga profesional.
Apa Saja Tanda Ukuran Kacamata Perlu Diperiksa Kembali?
Munculnya keluhan fisik atau perubahan cara melihat merupakan indikator awal bahwa kondisi mata Anda memerlukan evaluasi ulang. Berikut beberapa tanda utama yang paling sering dijumpai:
1. Penglihatan Kembali Buram Saat Memakai Kacamata
Objek jarak jauh maupun tulisan yang sebelumnya terlihat jelas kini mulai tampak kabur atau membayang. Kondisi mata buram saat memakai kacamata menandakan bahwa titik fokus lensa saat ini mungkin tidak lagi tepat membiaskan cahaya ke retina Anda.
2. Sering Menyipitkan Mata untuk Melihat Jelas
Menyipitkan mata (squinting) adalah refleks alami untuk menyempitkan celah masuknya cahaya agar objek terlihat sedikit lebih fokus. Pada anak-anak, perhatikan jika si kecil mulai sering memicingkan mata saat menonton TV atau melihat papan tulis, karena anak sering kali belum menyadari jika ketajaman penglihatannya mulai menurun.
3. Mata Cepat Lelah Saat Beraktivitas Visual
Mata terasa pegal, tegang, atau berat setelah membaca, bekerja di depan komputer, atau mengemudi. Mengalami mata lelah saat memakai kacamata dapat terjadi karena otot akomodasi mata dipaksa bekerja ekstra keras untuk mengkompensasi buramnya pandangan.
4. Sering Mengalami Sakit Kepala atau Pusing

Source: magnific.com
Ketegangan otot mata yang berlangsung terus-menerus sering kali merambat menjadi rasa pusing, terutama di area dahi atau di belakang bola mata. Jika sakit kepala sering muncul beriringan setelah Anda menggunakan kacamata, ini menjadi alasan kuat untuk menjadwalkan pemeriksaan mata.
5. Kacamata Terasa Tidak Nyaman atau Bingkai Tidak Pas
Perlu dibedakan antara perubahan resep lensa dan ketidakcocokan bingkai (frame). Seiring pertumbuhan fisik anak atau pemakaian harian dewasa, bingkai kacamata bisa melonggar, tertekuk, atau menjadi terlalu sempit. Bingkai yang sering meluncur turun di batang hidung akan menggeser titik pusat optik (optical center) lensa, sehingga membuat pandangan menjadi tidak nyaman.
Apakah Tanda-Tanda Ini Berarti Ukuran Kacamata Harus Diganti?
Gejala di atas merupakan alasan untuk memeriksakan mata, bukan bukti pasti bahwa resep kacamata berubah.
Ketidaknyamanan visual juga bisa dipicu oleh faktor lain, seperti mata kering, kelelahan akibat screen time berlebih, atau sekadar penyetelan bingkai kacamata yang bengkok. Hanya melalui evaluasi klinis oleh optometris atau dokter spesialis mata, Anda dapat memastikan apakah ukuran kacamata berubah atau hanya memerlukan penyesuaian bingkai.
Kapan Sebaiknya Periksa Mata?
Segera lakukan cek ukuran kacamata apabila:
Penglihatan terasa semakin buram atau Anda mulai sering menyipitkan mata.
Muncul pusing dan mata lelah yang mengganggu konsentrasi harian.
Kacamata sudah tidak pas di wajah atau sering meluncur turun.
Khusus untuk buah hati, anak Anda mungkin menunjukkan ciri-ciri mata minus pada anak yang baru di sekolah.
Sebagai panduan umum, pemeriksaan berkala dianjurkan dilakukan 1 tahun sekali untuk dewasa dan 6 bulan sekali untuk anak-anak guna mendukung langkah cara mencegah mata minus anak bertambah.
Bagaimana Memastikan Ukuran Kacamata Masih Sesuai?
Satu-satunya cara paling akurat adalah dengan melakukan pemeriksaan refraksi lengkap. Prosedur ini diawali dengan metode otomatis seperti apa itu pemeriksaan refraksi objektif, kemudian dilanjutkan dengan konfirmasi refraksi subjektif.
Bagi balita atau si kecil yang belum pandai berkomunikasi, fasilitas kesehatan mata juga memiliki metode khusus pemeriksaan mata untuk anak yang belum bisa bicara agar derajat refraksinya tetap terukur secara tepat.
FAQ (Frequently Asked Questions)
1. Apakah minus bisa bertambah meskipun sudah memakai kacamata?
Bisa. Kacamata berfungsi memfokuskan cahaya agar penglihatan jelas, bukan menghentikan pertumbuhan fisik bola mata. Pada masa tumbuh kembang anak, ukuran minus dapat bertambah seiring pemanjangan sumbu bola mata.
2. Apakah pusing berarti ukuran kacamata tidak sesuai?
Pusing bisa menjadi salah satu gejala ketidakcocokan resep atau posisi titik pusat lensa yang tidak pas, tetapi bisa juga disebabkan oleh faktor lain seperti mata kering atau kelelahan visual. Pemeriksaan mata diperlukan untuk memastikan penyebabnya.
3. Kenapa sudah memakai kacamata tetapi masih buram?
Kondisi ini dapat terjadi karena resep lensa sudah kadaluarsa (ukuran refraksi mata Anda telah berubah), lensa kacamata tergores berat, atau posisi bingkai kacamata miring sehingga titik fokusnya bergeser.
4. Kapan anak perlu memeriksa kembali ukuran kacamata?
Anak-anak yang sudah memakai kacamata disarankan menjalani kontrol ulang setidaknya setiap 6 bulan sekali, atau lebih cepat jika si kecil mulai sering menyipitkan mata dan menunduk terlalu dekat saat belajar.
Jaga Kesehatan Penglihatan Anda dengan Pemeriksaan Mata di Optik Kasoem
Penglihatan mulai buram atau kacamata terasa tidak lagi nyaman? Jangan menebak-nebak kapan harus ganti ukuran kacamata hanya berdasarkan gejala harian.
Percayakan kenyamanan penglihatan Anda dan keluarga melalui pemeriksaan mata berkala di Optik Kasoem. Didukung oleh tim optometris berpengalaman dan teknologi refraksi presisi, kami siap memastikan apakah resep kacamata Anda masih sesuai atau memerlukan penyesuaian baru.
Jadwalkan Cek Ukuran Kacamata Anda di Optik Kasoem Sekarang!
Source:
https://eyewiki.org/Asthenopia
https://www.aoa.org/practice/clinical-guidelines/clinical-practice-guidelines
Gifford KL, Richdale K, Kang P, Aller TA, Lam CS, Liu YM, Michaud L, Mulder J, Orr JB, Rose KA, Saunders KJ, Seidel D, Tideman JWL, Sankaridurg P. IMI - Clinical Management Guidelines Report. Invest Ophthalmol Vis Sci. 2019 Feb 28;60(3):M184-M203. doi: 10.1167/iovs.18-25977. PMID: 30817832.