Cara Membaca Resep Kacamata Sendiri: Pahami Arti SPH, CYL, dan AXIS

    Cara Membaca Resep Kacamata Sendiri: Pahami Arti SPH, CYL, dan AXIS

    Gambar: Cara Membaca Resep Kacamata Sendiri: Pahami Arti SPH, CYL, dan AXIS

    Setelah menyelesaikan pemeriksaan mata, Anda biasanya akan menerima selembar resep yang berisi deretan angka dan singkatan seperti OD, OS, SPH, CYL, hingga AXIS. Bagi pembaca awam, deretan kode medis ini mungkin terlihat rumit dan membingungkan. Padahal, setiap kolom memiliki arti spesifik yang menjelaskan kebutuhan koreksi penglihatan Anda.

    Artikel ini disusun untuk membantu Anda memahami cara membaca resep kacamata sendiri secara praktis dan mudah. Perlu diingat bahwa panduan ini bertujuan memberikan edukasi visual, bukan sebagai acuan untuk menentukan atau meracik ukuran lensa secara mandiri tanpa bantuan tenaga profesional.

    Apa Saja yang Ada di Dalam Resep Kacamata?

    Di dalam lembar resep kacamata, terdapat beberapa singkatan standar internasional yang digunakan oleh optometris maupun dokter spesialis mata. Parameter utama yang paling sering dijumpai antara lain:

    • OD & OS untuk menunjukkan mata kanan dan mata kiri.

    • SPH (Sphere) berarti kekuatan lensa sferis untuk minus atau plus.

    • CYL (Cylinder) berarti kekuatan lensa untuk mengoreksi mata silinder (astigmatisme).

    • AXIS menandakan sudut kemiringan atau orientasi lensa silinder.

    • ADD (Addition) adalah tambahan daya fokus untuk membaca atau penglihatan jarak dekat.

    • PD (Pupillary Distance) menunjukkan jarak antara pusat pupil mata kanan dan kiri.

    Tidak semua lembar resep mencantumkan seluruh nilai di atas. Jika Anda tidak memiliki keluhan silinder atau kebutuhan baca dekat, kolom CYL, AXIS, dan ADD biasanya dibiarkan kosong.

    Cara Membaca Resep Kacamata

    Untuk mempermudah pemahaman, perhatikan contoh format tabel resep kacamata sederhana berikut:

    Mata

    SPH (Sphere)

    CYL (Cylinder)

    AXIS

    ADD

    PD

    OD (Kanan)

    -2.00

    -0.50

    180°

    +1.50

    31 mm

    OS (Kiri)

    -1.50

    -0.75

    170°

    +1.50

    31 mm

    Berikut adalah penjelasan rinci dari setiap istilah yang ada pada kolom resep:

    1. OD dan OS

    Istilah ini berasal dari bahasa Latin:

    • OD (Oculus Dexter) merujuk pada mata kanan.

    • OS (Oculus Sinister) merujuk pada mata kiri.

    • OU (Oculus Uterque). Jika tercantum singkatan ini, artinya angka tersebut berlaku untuk kedua mata.

    2. SPH (Sphere)

    SPH menunjukkan besarnya daya bias lensa sferis yang dibutuhkan mata Anda, diukur dalam satuan dioptri (D):

    • Tanda Minus (-) menandakan koreksi rabun jauh (miopia/mata minus). Contoh -2.00 berarti mata Anda membutuhkan koreksi minus sebesar 2.00 dioptri.

    • Tanda Plus (+) menandakan koreksi rabun dekat (hipermetropia/mata plus).

    • DS (Diopter Sphere): Jika tertulis DS pada kolom ini, berarti mata hanya membutuhkan koreksi sferis murni tanpa ada silinder.

    Semakin besar nilai absolut angkanya (misalnya -5.00 dibanding -1.00), semakin kuat daya koreksi lensa yang dibutuhkan.

    3. CYL (Cylinder)

    CYL mengindikasikan besarnya kelainan pembiasan akibat bentuk kornea yang tidak simetris atau astigmatisme (mata silinder). Sama seperti SPH, nilai CYL diukur dalam satuan dioptri dan biasanya diawali dengan tanda minus (-) atau plus (+). Jika kolom ini kosong atau diisi tanda strip (-), artinya mata Anda tidak memerlukan koreksi silinder.

    4. AXIS (Aksis)

    AXIS adalah parameter pendamping yang wajib ada jika terdapat nilai CYL. Angka AXIS ditulis dalam derajat, mulai dari 0° hingga 180°. Angka ini menunjukkan letak kemiringan atau arah sudut lensa silinder dipasang pada bingkai kacamata.

    Ingat, angka AXIS menunjukkan posisi sudut kemiringan, bukan tingkat keparahan mata silinder Anda.

    5. ADD (Addition)

    ADD merupakan kekuatan lensa tambahan yang diberikan di atas resep jarak jauh untuk membantu penglihatan jarak dekat. Nilai ADD umumnya selalu bernilai positif (+) dan sering dijumpai pada pasien presbiopia (mata tua) usia 40 tahun ke atas yang membutuhkan lensa bifokal atau progresif.

    6. PD (Pupillary Distance)

    PD menunjukkan jarak pusat antara pupil mata kanan dan pupil mata kiri dalam satuan milimeter (mm). Data PD sangat krusial saat pembuatan kacamata agar titik pusat optik (optical center) lensa tepat berada di depan pupil mata Anda. Nilai PD bisa dituliskan sebagai angka tunggal (misal 62 mm) atau terpisah untuk masing-masing mata (misal OD: 31 mm, OS: 31 mm).

    Contoh Cara Membaca Resep Kacamata

    Mari kita simulasikan cara membaca resep kacamata menggunakan contoh konkret berikut:

    • Mata Kanan (OD): SPH -2.00, CYL -0.50, AXIS 180°
      Berdasarkan resep ini, mata kanan Anda mengalami rabun jauh (minus) sebesar 2.00 dioptri, disertai astigmatisme (silinder) sebesar 0.50 dioptri yang dipasang pada sudut aksis 180 derajat.

    • Mata Kiri (OS): SPH -1.50, CYL -0.75, AXIS 170°
      Artinya, mata kiri Anda memiliki ukuran minus sebesar 1.50 dioptri, dengan silinder sebesar 0.75 dioptri pada sudut aksis 170 derajat.

    Apakah Resep Kacamata Bisa Digunakan untuk Menentukan Kacamata Sendiri?

    Source: magnific.com 

    Tidak disarankan untuk menentukan kacamata sendiri meskipun dapat membaca resep. Memahami angka pada resep bermanfaat agar Anda tahu kondisi penglihatan Anda, namun Anda tidak disarankan untuk meracik, membeli, atau mengubah ukuran lensa sendiri tanpa pemeriksaan klinis.

    Resep kacamata dibuat berdasarkan serangkaian pengujian refraksi oleh optometris atau dokter spesialis mata. Selain itu, resep kacamata tidak secara otomatis sama dengan resep lensa kontak karena jarak lensa kontak menempel langsung di kornea, sementara lensa kacamata berada beberapa milimeter di depan mata.

    Kapan Perlu Melakukan Pemeriksaan Mata Kembali?

    Kebutuhan refraksi mata dapat berubah dari waktu ke waktu. Segera rencanakan pemeriksaan mata ulang apabila Anda mengalami kondisi berikut:

    • Penglihatan terasa kembali buram padahal sudah memakai kacamata.

    • Menunjukkan tanda ukuran kacamata sudah tidak sesuai seperti mata cepat lelah dan pegal.

    • Merasakan keluhan kenapa pusing saat pakai kacamata baru yang tidak kunjung mereda setelah 2 minggu.

    • Memerlukan evaluasi refraksi objektif melalui prosedur apa itu pemeriksaan refraksi objektif.

    • Ingin memeriksakan si kecil menggunakan metode pemeriksaan mata untuk anak yang belum bisa bicara.

    FAQ (Frequently Asked Questions)

    1. Apa arti SPH pada resep kacamata?

    SPH (Sphere) menunjukkan kekuatan lensa sferis yang dibutuhkan mata. Tanda minus (-) menandakan mata minus (rabun jauh/miopia), sedangkan tanda plus (+) menandakan mata plus (rabun dekat/hipermetropi).

    2. Apa arti CYL dan AXIS pada resep kacamata?

    CYL (Cylinder) menunjukkan ukuran mata silinder (astigmatisme), sedangkan AXIS (Aksis) menunjukkan sudut atau kemiringan letak koreksi silinder tersebut dalam derajat (0°–180°).

    3. Apa bedanya OD dan OS?

    OD (Oculus Dexter) adalah istilah Latin untuk mata kanan, sedangkan OS (Oculus Sinister) adalah istilah Latin untuk mata kiri.

    4. Apakah angka minus pada resep menunjukkan ukuran mata minus?

    Ya, angka pada kolom SPH yang diawali tanda minus (-) menunjukkan ukuran derajat mata minus Anda dalam satuan dioptri.

    5. Apakah saya bisa membeli kacamata hanya berdasarkan resep lama?

    Sebaiknya tidak. Ukuran refraksi mata dapat berubah seiring waktu. Menggunakan resep lama yang sudah tidak sesuai dapat memicu kelelahan mata, pusing, dan pandangan buram.

    Kesimpulan

    Jika masih bingung dengan angka di lembar resep Anda, atau merasa kacamata yang dipakai saat ini sudah tidak lagi jernih, jangan menerka-nerka ukuran lensa secara mandiri.

    Percayakan evaluasi penglihatan Anda di Optik Kasoem. Melalui dukungan teknologi refraksi komprehensif dan pemantauan dari tim optometris profesional, kami siap membantu memastikan ukuran resep kacamata Anda tepat, presisi, dan nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

    Sources:

    https://www.aao.org/eye-health/glasses-contacts/how-to-read-eyeglasses-prescription