Kenapa Pusing Saat Pakai Kacamata Baru? Ini Penyebabnya

    Kenapa Pusing Saat Pakai Kacamata Baru? Ini Penyebabnya

    Gambar: Kenapa Pusing Saat Pakai Kacamata Baru? Ini Penyebabnya

    Memakai kacamata baru seharusnya membuat penglihatan kembali jernih dan nyaman. Namun, tidak sedikit orang yang justru merasakan pusing, sakit kepala ringan, atau perasaan sedikit "aneh" saat pertama kali memakainya. Kondisi ini seringkali memicu kekhawatiran penggunanya seperti munculnya pikiran “apakah kacamata baru ini salah ukuran?”

    Rasa pusing setelah menggunakan kacamata baru tidak selalu menandakan adanya kesalahan resep. Dalam banyak kasus, kondisi tersebut merupakan respons alami tubuh saat mata dan otak mencoba beradaptasi dengan fokus pembiasan yang baru. Meski begitu, ketidaknyamanan yang berlangsung menetap tetap memerlukan evaluasi.

    Kenapa Kacamata Baru Bisa Membuat Pusing?

    Ada beberapa faktor optometri dan fisiologis yang dapat memicu sensasi pusing saat menggunakan kacamata baru:

    1. Mata dan Otak Sedang Beradaptasi

    Saat mengenakan kacamata baru, mata mengirimkan sinyal visual dengan ketajaman dan sudut pembiasan yang berbeda ke sistem saraf pusat. Otak membutuhkan waktu untuk memproses informasi visual baru ini dan menyesuaikan persepsi kedalaman (depth perception).

    2. Perubahan Ukuran Resep Kacamata

    Jika terdapat perubahan angka minus, plus, atau derajat koreksi yang cukup signifikan dari kacamata lama, otot siliaris di dalam mata harus mengubah daya akomodasinya. Penyesuaian otot mata yang bekerja ekstra inilah yang sering memicu rasa pegal di sekitar mata dan pusing ringan.

    3. Perubahan Koreksi Silinder atau Jenis Lensa

    Perubahan pada koreksi astigmatisme (mata silinder) atau peralihan dari lensa tunggal (single vision) ke lensa progresif sering menimbulkan efek distorsi ruang, seperti lantai yang terlihat melengkung atau miring. Hal ini menuntut koordinasi visual yang lebih tinggi hingga pusing menghilang secara bertahap.

    4. Posisi atau Pemasangan Kacamata Kurang Tepat

    Ketidaknyamanan tidak selalu berasal dari ukuran resep lensa. Bingkai (frame) yang terlalu ketat di pelipis, menekan batang hidung, atau posisi titik pusat optik (optical center) lensa yang tidak pas sejajar dengan pupil dapat menimbulkan efek prisma tak disengaja yang memicu pusing.

    Apakah Pusing Saat Pakai Kacamata Baru Itu Normal?

    Sensasi pusing ringan, mata cepat lelah, atau perasaan agak canggung saat melangkah umumnya normal terjadi pada 2 hingga 7 hari pertama penggunaan kacamata baru. Setiap orang memiliki respon dan kecepatan adaptasi visual yang berbeda-beda.

    Namun, Anda perlu membedakan antara proses adaptasi alami dengan kondisi yang memerlukan evaluasi ulang:

    Parameter

    Adaptasi Normal

    Perlu Pemeriksaan Ulang

    Durasi Keluhan

    Mereda secara bertahap dalam beberapa hari.

    Menetap lebih dari 1–2 minggu.

    Ketajaman Visual

    Pandangan terlihat jernih dan fokus.

    Pandangan tetap buram, ganda, atau berbayang.

    Tingkat Keluhan

    Pusing ringan, terutama saat berpaling cepat.

    Pusing berat, mual, atau sakit kepala hebat.

    Kenyamanan Bingkai

    Duduk nyaman di hidung dan telinga.

    Bingkai terasa menekan keras atau sering miring.

    Kapan Perlu Periksa Mata atau Cek Kacamata?

    Segera lakukan evaluasi ulang ke optometris atau dokter spesialis mata apabila:

    • Rasa pusing dan sakit kepala tidak kunjung membaik setelah 1 hingga 2 minggu penggunaan rutin.

    • Pandangan tetap terasa kabur, terdistorsi parah, atau memicu mual.

    • Bingkai kacamata terasa terlalu longgar, miring, atau meluncur dari pusat penglihatan.

    Apabila keluhan mata lelah dan pusing ini dialami pada kacamata yang sudah lama Anda gunakan, kondisi ini dapat menjadi tanda ukuran kacamata sudah tidak sesuai dan membutuhkan pembaruan resep.

    Apa yang Sebaiknya Dilakukan Saat Baru Menggunakan Kacamata?

    Berikut langkah praktis untuk membantu mempercepat proses penyesuaian visual Anda:

    1. Gunakan Secara Bertahap namun Rutin: Gunakan kacamata baru beberapa jam sehari di awal, lalu tingkatkan durasinya. Hindari kebiasaan berganti-ganti antara kacamata baru dan lama.

    2. Gerakkan Kepala Saat Melihat: Saat menggunakan lensa baru (terutama lensa progresif), gerakkan kepala Anda searah objek yang ingin dilihat untuk mengurangi efek distorsi tepi.

    3. Istirahatkan Mata: Alihkan pandangan ke jarak jauh setiap 20 menit saat menatap layar untuk merilekskan otot mata.

    4. Sesuaikan Posisi Bingkai: Minta bantuan teknisi optik untuk mengenyampingkan jepitan bingkai yang terlalu ketat di kepala.

    Untuk memastikan presisi ukuran dasar lensa sejak awal, proses evaluasi diawali dengan metode otomatis seperti apa itu pemeriksaan refraksi objektif. Bahkan jika ketidaknyamanan visual dialami si kecil yang belum lancar mengekspresikan rasa tidak nyamannya, tenaga profesional dapat memanfaatkan metode khusus pemeriksaan mata untuk anak yang belum bisa bicara.

    FAQ (Frequently Asked Questions)

    1. Apakah pusing saat memakai kacamata baru itu normal?

    Ya, pusing ringan atau mata terasa canggung normal terjadi selama beberapa hari pertama karena mata dan otak sedang beradaptasi dengan pembiasan cahaya yang baru.

    2. Berapa lama mata beradaptasi dengan kacamata baru?

    Masa adaptasi umumnya berlangsung antara 2 hingga 7 hari. Namun, untuk lensa kompleks seperti lensa progresif atau koreksi silinder tinggi, penyesuaian dapat memakan waktu hingga 2 minggu.

    3. Kenapa kacamata baru terasa membuat lantai terlihat melengkung?

    Efek ini umum terjadi saat ada perubahan pada resep silinder (astigmatisme) atau desain lensa. Sistem persepsi spasial otak memerlukan waktu untuk menyesuaikan kembali estimasi kedalaman visual.

    4. Bagaimana jika pusing tidak kunjung hilang setelah memakai kacamata baru?

    Jika pusing menetap lebih dari 10–14 hari atau disertai pandangan buram, segera lakukan pemeriksaan ulang ke optik atau dokter mata untuk mengecek ketepatan resep dan kelurusan lensa.

    Pastikan Kenyamanan Penglihatan Anda bersama Optik Kasoem

    Masih merasa pusing atau penglihatan terasa tidak nyaman setelah menggunakan kacamata baru? Jangan membiarkan rasa tidak nyaman mengganggu aktivitas dan produktivitas harian Anda.

    Percayakan penyesuaian dan pengecekan resep lensa Anda melalui pemeriksaan mata di Optik Kasoem. Didukung oleh tim optometris berpengalaman serta teknologi refraksi yang presisi, kami siap memastikan ketepatan ukuran resep dan kenyamanan bingkai kacamata Anda.

    Sources:

    Hughes AR, Bullimore M, Elliott D. 'Ease of adaptation' predicts preferred spectacle prescriptions better than visual acuity: a retrospective analysis. Clin Exp Optom. 2025 Jan;108(1):79-86. doi: 10.1080/08164622.2024.2304060. Epub 2024 Jan 18. PMID: 38237266.

    https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/38237266/ 

    https://nzoptics.co.nz/live-articles/misidentifying-lens-distortion-as-a-source-of-rejection/ 

    https://www.aoa.org/practice/clinical-guidelines/clinical-practice-guidelines